Air Putih : Want or Need

Sekilas kuperhatikan jam yang menempel di atas dinding rua95be5b7d0e1dc3c948ac79f37d49875angan kerjaku, “Ah sudah pukul 16.50 rupanya, saatnya beres-beres.” tiba-tiba mataku tertuju pada 2 wadah yang berada di atas meja, tepat dibelakang kursi kerjaku, wadah-wadah itu masih penuh dan tampak berembun, “Astagaaaaaaaaa! Aku belum menyentuh mereka sama sekali hari ini.” segera ku membuka salah satu wadah yang lebih kecil (kira-kira berukuran 500 ml kemudian buru-buru kuteguk dengan cepat, ahhh air putih mulai membasahi kerongkanganku, sangat segar rasanya, tapi bagaimana dengan satu wadah lainnya, wadah berukuran 1,7 lt, ehmmmmm harusnya aku sudah meneguknya sejak siang tadi.

Air putih di wadah besar itu kubuka perlahan, kemudian menuangkannya ke dalam gelas kosong yang baru saja teguk hingga habis,

“Aku harus menghabiskan air putih ini, minimal 3 gelas menjelang 10 menit sebelum aku meninggalkan kantor.”

Mudah-mudahan aku “baik-baik saja” (gak kebelet) saat perjalanan pulang nanti, hehehehhe

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s